Perkembangan Kognitif Adalah Hal Penting Pada Anak di Usia Dini

Masa anak-anak merupakan tahap pertumbuhan serta perkembangan yang begitu penting dalam kehidupan siapa pun. Dalam periode tersebut anak akan belajar mengusai sebuah keahlian tertenu serta menghadapi bermacam tugas baru.

Oleh sebab itulah ibu perlu memperhatikan dengan seksama bermacam proses perkembangan yang sedang berlangsung pada hidup buah hati dalam periode tersebut. Tahap perkembangan yang sedang berlangsung dalam kehidupan buah hati di periode ini mulai dari perkembangan motoric anak, kognitif, fisik, sensorik, bahasa serta emosionalnya.

Adapun perkembangan kognitif adalah tahap dalam tumbuh kembang anak yang bisa diartikan sebagai kemampuan dalam mengerti sesuatu. Adapun perkembangan kognitif ini mengacu pada kemampuan yang dipunya oleh seorang anak ketika memahami sebuah hal.

Tahap Perkembangan Kognitif Pada Anak di Usia Dini

Terdapat tahapan perkembangan kognitif pada anak di usia dini yang penting untuk ibu perhatikan.

  1. Tahap sensorimotor mulai dari usia 0 sampai 24 bulan

Tiap bayi terlahir dengan refleks dorongan serta bawaan guna mengeksplorasi dunianya sendiri. Oleh sebab itulah dalam masa ini, kemampuan semua bayi terbatas kepada gerak refleks serta panca inderanya. Bermacam gerak refleks itu lalu berkembang menjadi sejumlah kebiasaan.

Dalam tahap perkembangan kognitif masa awal ini, anak-anak belum bisa mempertimbangkan antara keinginan, kebutuhan ataupun kepentingan orang lain sehingga kerap dianggap egosentris.

Saat usia 18 bulan, anak-anak juga telah mampu membuat sejumlah simbol dalam sebuah benda juga fungsi sederet benda yang tidak asing bagi dirinya. Kini si kecil pun bisa melihat adanya hubungan antar suatu peristiwa serta mengenali yang mana orang asing dan mana orang-orang terdekatnya.

  1. Tahap praoperasional mulai 2 hingga 7 tahun

Dalam masa ini, si kecil mulai mampu menerima rangsangan walaupun masih begitu terbatas. Anak-anak pun telah masuk dalam lingkungan sosial. Adapun ciri tahapan satu ini yaitu anak mulai dapat memakai operasi mental yang terbilang jarang serta secara logika tergolong kurang memadai.

Selain itu anak-anak masih tergolong egosentris lantaran hanya dapat mempertimbangkan suatu hal dari sudut pandang dirinya sendiri.

Serta anak-anak merasa kesulitan melihat dari segi sudut pandang orang lainnya. Ia pun sudah mampu mengklasifikasikan objek memakai satu ciri. Misalnya saja mengumpulkan seluruh benda yang berwarna merah meskipun bentuknya beda satu sama lain.

  1. Tahap operasional konkret sejak 7 sampai 11 tahun

Saat mengalami masa ini, si kecil telah dapat melakukan klasifikasi serta pengurutan terhadap sebuah objek ataupun situasu tertentu. Selain itu kemampuan dalam mengingat serta berpikir secara logis anak-anak pun kian meningkat. Sehingga ia dapat memahami konsep berupa sebab akibat secara sistematis dan rasional.

Itulah pengertian dari perkembangan kogitif anak dan tahapan-tahapnnya yang perlu orangtua tahu demi mendukung masa tumbuh kembangnya.