Ini 7 Fakta tentang Megalodon, Ikan Hiu Terbesar yang Pernah Ada

Mengenal Hiu Megalodon, Ikan Raksasa yang Punah karena Suhu Tubuh Terlalu Panas

Tentu kamu sudah pernah mendengar tentang Megalodon, bukan? Selain fakta bahwa Megalodon sudah punah dan merupakan ikan hiu terbesar yang pernah ada, masih ada fakta-fakta lain yang mungkin belum kamu ketahui.

Simak 7 fakta berikut tentang Megalodon:

  1. Makna dari kata Megalodon adalah gigi yang besar

Yang ikonik dari fosil Megalodon adalah mulut yang super besar serta rahang yang terbuka lebar dengan gigi yang tajam dan banyak. Faktanya,  Megalodon memang memiliki gigi yang tebal dan kokoh, yang berjumlah hingga 276 gigi.

Gigi-gigi ini dirancang untuk mencengkeram mangsa dan meremukkan tulang-tulang. Rahangnya dapat terbuka hingga 3,4 meter lebarnya. Tidak heran Megalodon diperkirakan menjadi salah satu predator laut yang terganas di masanya.

  1. Berapa berat dan panjangnya Megalodon dewasa?

Peneliti mengungkapkan bahwa berat tubuh Megalodon dewasa berkisar antara 30ribu kilogram hingga 65ribu kilogram. Uniknya Megalodon betina berukuran lebih besar daripada Megalodon jantan.

Panjangnya diperkirakan berkisar mulai dari 15 meter hingga mencapai 18 meter. Hal ini diketahui dari fosil gigi terpanjangnya yang berukuran hingga 18 sentimeter.

  1. Apa makanan Megalodon?

Menurut peneliti, dengan ukuran tubuh dan besar gigi yang dimiliki, Megalodon pasti makan daging atau karnivora. Makanan yang dibutuhkan harus berjumlah sangat banyak dan juga berukuran besar. Diperkirakan makanan Megalodon mulai dari yang terkecil seperti lumba-lumba, hingga yang terbesar seperti paus.

  1. Dimana Megalodon hidup?

Megalodon diperkirakan hidup di semua laut dalam di seluruh penjuru bumi, kecuali di Antartika. Megalodon dewasa mungkin lebih menyukai hidup di pesisir, meski sesekali pergi ke laut yang terbuka untuk mencari makanan.

Hal ini diketahui dari banyak fosil gigi Megalodon yang ditemukan di pesisir. Di pesisir paling utara ditemukan di Denmark, sedangkan di pesisir paling selatan ditemukan di New Zealand.

  1. Penyebab punahnya Megalodon

Dari fosil yang ditemukan, diketahui bahwa Megalodon hidup 2,8 juta tahun yang lalu. Masa itu merupakan periode dimana bumi memiliki suhu yang sangat rendah (dingin) atau dikenal dengan global cooling.

Peneliti mengungkapkan bahwa periode itu mengakibatkan suhu air laut menurun drastis dan banyak binatang yang kehilangan habitatnya dan mengalami kepunahan.

Termasuk diantaranya Megalodon yang juga mengalami masalah kehilangan tempat tinggal. Belum lagi persoalan keterbatasan makanan karena banyaknya hewan yang lebih kecil ikut punah, sehingga semakin meningkatkan persaingan di antara sesama predator.

Bayi-bayi Megalodon yang dilahirkan di dekat pantai atau laut yang lebih dangkal mungkin bisa selamat dari terkaman para predator. Namun karena suhu laut yang berubah pada akhirnya juga membunuh generasi baru Megalodon.

  1. Kenapa kebanyakan fosil Megalodon berupa gigi?

Peneliti mengungkapkan bahwa ikan hiu menghasilkan satu set gigi baru setiap dua minggu. Jika diakumulasi, dalam setahun ikan hiu dapat menghasilkan total gigi sejumlah 40ribu!

Tidak terkecuali Megalodon, terutama karena jenis makanan daging-dagingan yang dikonsumsi. Bisa dibayangkan betapa banyaknya fosil gigi ikan hiu di dasar laut!

  1. Apakah mungkin Megalodon masih eksis saat ini?

Para peneliti meyakini bahwa Megalodon tidak lagi hidup di masa kini. Jika binatang sebesar Megalodon masih hidup di lautan, jejaknya pasti akan terekam dan kita semua akan mengetahuinya.

Fosil-fosil gigi yang lebih baru akan sering ditemukan, binatang-binatang laut yang besar yang menjadi korban pemangsaan Megalodon juga akan terlihat.

Megalodon yang merupakan hewan yang hidup di air hangat akan sangat mudah terlihat dengan kecanggihan teknologi terkini, dibandingkan dengan hewan yang hidupnya di air yang lebih dingin.

Demikian 7 fakta dari Megalodon yang menarik untuk diketahui. Semoga dengan membaca artikel ini pengetahuan kamu akan Megalodon bertambah ya!