8 Fasilitas Wisata untuk Difabel yang Dicanangkan Pemerintah

Fasilitas wisata untuk difabel harus dikelola dengan baik agar bisa mempermudah teman-teman penyandang disabilitas jadi lebih nyaman saat berwisata. Walaupun di tengah keterbatasannya, teman-teman difabel juga punya hak yang sama layaknya manusia normal.

Maka dari itu, dengan fasilitas mumpuni dari tempat wisata yang ramah untuk penyandang disabilitas, sama halnya dengan menyetarakan keberadaan mereka. Kini memang sudah banyak tempat wisata yang menjalalankan sistem ramah difabel agar teman-teman berkebutuhan khusus juga merasakan hidup normal seperti lainnya.

Fasilitas Wisata Untuk Difabel, Apa Saja Ya?

Kini, banyak tempat yang sudah ramah terhadap keberadaan teman-teman disabilitas, tak terkecuali tempat wisata. Beberapa fasilitas disediakan untuk mempermudah teman-teman difabel mengunjungi tempat wisata, diantaranya.

1. Tersedia kursi roda di tempat wisata

Nampaknya memang sangat sepele, namun ternyata dampaknya sangat besar untuk para penyandang disabilitas. Mereka bisa memanfaatkan fasilitas kursi roda yang sudah disediakan secara gratis agar lebih mudah menjelajah tempat wisata.

Semua kursi roda yang disediakan berfungsi dengan baik dan akan membantu teman-teman disabilitas untuk mengeksplorasi tempat wisata dengan sangat mudah dan tanpa rasa lelah berlebihan. Kursi roda juga boleh digunakan oleh orang tua dan ibu hamil supaya tidak cepat lelah.

2. Ramp

Ramp akan sangat membantu teman-teman disabilitas karena menghindarkan dari tempat yang ada tangganya. Dengan adanya ram, teman-teman kaum difabel bisa dengan mudah berjalan dan dilalui oleh kursi roda.

Bantuan ramp akan lebih mempermudah kursi roda berjalan dan tidak perlu saling mengangkat karena melewati jalan yang ada tangganya. Ramp juga harus memiliki lapisan lantai yang kasar agar tidak mencelakai teman-teman difabel akibat jalan yang licin.

3. Tempat Parkir Khusus

Salah satu fasilitas wisata yang sangat ramah untuk difabel adalah tempat parkir khusus agar memudahkan para penyandang disabilitas lebih mudah menjangkau pintu masuk. Jarak idealnya antara tempat parkir dan dan pintu masuk sekitar 60 meter.

Perlu diingat kalau membuat tempat parkir untuk penyandang disabilitas harus cukup luas agar memudahkan untuk keluar masuk, mengingat ada beberapa alat bantu yang digunakan seperti kursi roda, kruk dan lain sebagainya.

4. Toilet ramah difabel

Toilet jadi hal yang sangat penting dimanapun berada, terkhusus di tempat umum sepertiĀ  destinasi wisata. Toilet yang khusus bagi kaum difabel memang dibuat dengan banyak syarat yang harus dipenuhi. Hal tersebut demi menjaga keamanan dan keamanan teman difabel.

Harus ada rambatan yang kuat agar bisa membantu dalam menyelesaikan aktifitas di toilet. Posisi flush juga harus mudah dijangkau oleh para penyandang disabilitas. Selain itu, wastafel juga harus presisi seperti tempat lainnya agar mudah diingat oleh teman-teman yang menyandang disabilitas.

5. Penerangan yang pas

Fasilitas lainnya yang bisa membuat teman difabel jadi lebih aman dan merasa nyaman adalah penerangan yang pas. Terlebih pada malam hari, akan sangat membantu bagi teman difabel jika pencahayaannya maksimal.

Apalagi dilokasi wisata yang dikunjungi adalah taman yang memang akan terlihat lebih gelap di malam hari. Namun memang ada baiknya jika teman difabel pergi di malam hari ditemani saja agar tidak tersesat dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

6. Petugas khusus

Demi menjaga keamanan dan kenyamanan para penyandang disabilitas, petugas khusus sangat penting keberadaannya. Mereka bertugas untuk lebih fokus kepada penyandang kebutuhan khusus dan memberikan bantuan jika diperlukan.

Petugas khusus tersebut harus memiliki kemampuan yang dibutuhkan oleh kawan-kawan difabel. Misalnya bisa berbahasa isyarat dan diberikan pelatihan khusus untuk mentreatment orang yang mengalami kebutuhan khusus.

Memang seharusnya pelatihan tidak hanya diberikan kepada teman-teman difabel saja, namun juga kepada pelaku pariwisata agar tahu bagaimana memperlakukan teman-teman yang mempunyai kebutuhan khusus.

7. Tanda jalan yang jelas

Tanda jalan berwarna kuning biasanya akan memudahkan para penyandang disabilitas untuk memahami arah dengan baik. Maka dari itu ada baiknya juga memberikan panduan jalan berwarna kuning atau cerah untuk membantu penyandang disabilitas agar tidak salah arah saat berada di tempat wisata.

8. Kontur jalan yang rata

Beberapa tempat wisata memang sudah didesain agar bisa memenuhi kebutuhan para penyandang disabilitas. Kontur jalan yang rata dengan panduan jalan yang jelas akan jauh lebih memudahkan teman-teman yang menyandang kebutuhan khusus.

Mungkin bagi beberapa orang hal ini terbilang sangat sepele, namun bagi teman-teman disabilitas sangatlah berarti. Bisa berjalan dengan benar menurut track yang sudah disediakan menjadi hal yang sangat aman bagi teman-teman disabilitas.

Tidak bisa dipungkiri bahwa menyediakan fasilitas yang ramah bagi kaum difabel di tempat wisata lebih ribet dan memerluakan biaya ekstra. Namun teman-teman dengan kebutuhan khusus juga punya hak yang sama seperti kita untuk bisa merasakan indahnya tempat wisata.

Fasilitas wisata untuk difabel yang kini sudah banyak dibuat di tempat umum dan destinasi wisata, semoga bisa memunculkan kesadaran bagi semua orang untuk lebih peduli dengan teman-teman penyandang disabilitas.

Leave a Comment