B2B DIHARAPKAN BISA MEMAJUKAN PERTUMBUHAN UMKM DI TAHUN 2021

Selama pandemic, menurut sejumlah pasar hasil analisis berbagai perusahaan besar mengatakan e-commerce mengalami pertumbuhan yang signifikan di 2020.

Dilansir dari Detik Inet (05/01/21), Kantar mencatat adanya pertumbuhan e-commerce sebesar 22% akibat melonjaknya pembelian secara online imbas kegiatan bekerja secara online dari rumah yang menyebabkan segala bentuk transaksi dilakukan dirumah. Kantar juga menyebut tahun 2020 adalah tahun terbaik untuk e-commerce dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kenneth research juga mengatakan e-commerce B2B di asia bakal tumbuh sebesar 15,2% setiap tahun selama 2020-2030.

Pandemic ini tidak selalu buruk, terbukti selama tahun 2020 industri e-commerce memiliki kesempatan begitu besar beserta transaksi dengan pemasukan hebat lainnya imbas pemakaian pengguna yang terpaksa mengubah aturan transaksi mereka ke online akibat pandemic COVID-19 yang mengurangi aktifitas secara langsung.

Terlebih di Indonesia, UMKM menunjukkan pertumbuhan kehadiran mereka yang tumbuh secara signifikan bersamaan dengan era digitalisasi yang memaksa mereka untuk berkutat di dalamnya. E-commerce begitu antusias dalam menyambut kehadiran mereka tanpa memandang perbedaan kondisi geografis, perbedaan kualitas infrastruktur diseluruh Indonesia.

Kendala yang selama ini dirasakan para UMKM ini adalah soal jaringan internet yang memiliki kecepatan berbeda-beda di wilayah mereka yang membuat mereka terhambat dalam bertransaksi, lalu pengetahuan bertransaksi juga mereka masih bingung untuk meraba dari mana karena setiap marketplace yang digunakan tentu memiliki model berbeda-beda. Untuk itu, edukasi disetiap marketplace juga harus diterapkan pada mereka demi eksistensi UMKM di dunia digital serta demi membantu perekonomian negara ketika berbagai transaksi dapat dilakukan secara sering untuk produk asli Indonesia.

Salah satu perusahaan e-commerce B2B adalah PaDi UMKM yaitu platform digital pengadaan barang dan jasa BUMN yang ditugaskan oleh KBUMN dan BUMN lainnya untuk membantu UMKM dalam menghadapi digitalisasi serta mendapatkan pembeli tetap yaitu dari pihak BUMN itu sendiri. Pasar digital UMKM pengadaan barang dan jasa BUMN ini memiliki tekad kuat untuk membantu pihak UMKM agar mampu Go Digital dan mampu berjualan secara online untuk terus bertahan terutama di masa pandemi seperti sekarang ini dan diharap gunakan platform digital pengadaan barang dan jasa BUMN ini.

Meluncur pada Agustus 2020, sebagai platform digital pengadaan barang dan jasa BUMN ini mengakui bahwa sejak peluncurannya hingga akhir tahun 2020 mereka terus berusaha mengembangkan, mengedukasi UMKM serta berusaha untuk memberikan kemudahan agar UMKM mampu bertahan dan berkembang di era digitalisasi sekarang ini, fitur pembiayaan UMKM, pasar yang pasti serta kepastian pembayaran menjadi salah satu keunggulan platform digital pengadaan barang dan jasa BUMN ini pada penugasannya.

Pada 2021, 47 BUMN lainnya yang baru bergabung di sebagai platform digital pengadaan barang dan jasa BUMN ini disiapkan untuk membuat transaksi secara besar-besaran agar pembelian secara merata dapat terealisasi dan UMKM mampu memajukan perekonomian Indonesia serta mampu bertahan dan semakin besar di masa depan. Kementerian BUMN menginginkan transaksi secara besar-besaran dan secara berulang terjadi di platform digital pengadaan barang dan jasa BUMN ini.

Leave a Comment